2011 musik etnik dunia di gelar di sawahlunto

Dengan adanya SIMFes ini berarti Sawahlunto telah menoreh sejarah baru membanggakan di Sumbar. Dimana untuk pertama kalinya mampu dan berhasil menggelar festival musik internasional seperti ini," ungkap Amran, yang disambut tepuk tangan penonton.

Musik Tradisi Tampil di SIMFes 2011

Empat orang penari laki-laki dari grup musik Togat Nusa-Mentawai ini menampilkan ritual adat Mentawai. Sebab, setiap penampilan musik dan tari dari Mentawai selalu ada kegiatannya dari ritual, dan berkaitan dengan alam. Bagi masyarakat Mentawia, semuanya seikat dengan alam.

Kolaborasi semua musisi simfes 2010

Musisi peserta SIMFes 2010 berkolaborasi menghadirkan World Music Sawahlunto dalam penutupan SIMFes 2010 di Goedang Ransoem, Minggu (5/12) malam. (dok.inioke).

Sawahlunto Siap Helat SIMFes 2011

Kesiapan Sawahlunto untuk menggelar SIMFes 2011 ini, bahkan sudah dinyatakan sejak pembukaan SIMFes 2010. DPRD Sawahlunto sudah menyetujui anggaran penyelenggaran SIMFes 2011. Artinya, mereka menyatakan bahwa ide penyelenggaran Sawahlunto International Music Festival telah memberikan inspirasi baru untuk memperkenalkan Sawahlunto kepada dunia.

Penampilan Keroncong Tugu Pada SIMFes 2010

Kerongcong Toegoe memainkan musik keroncong khas mereka pada ajang Sawahlunto International Music Festival (SIMFes-2010) di Musium Gudang Ransum, Sawahlunto, Sabtu (4/12) malam. SIMFes 2010 yang berlangsung 3-5 Desember, selain dipentaskan musik musik tradisional Sumatera Barat juga sejumlah musik tradisional dari Malaysia, Singapura, Jerman, Mongolia, dan Afrika. (FOTO ANTARA/Paramayuda)Disiarkan: Senin, 6 Desember 2010 16:38 WIB

SIMFes 2011
Tampilkan postingan dengan label Press Realese. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Press Realese. Tampilkan semua postingan

18/05/11

Festival Musik Kelas Dunia Digelar

SAWAHLUNTO 122 TAHUN
Padang - Sebuah acara “hebat” bakal digelar di Sawahlunto, yaitu event multicultural festival bertaraf internasional. Salah satunya Sawahlunto Internasional Music Festival (SIMFes).
Tentu saja acara ini untuk memeriahkan pera yaan 122 tahun usia kota arang itu. Dalam kegiatan yang dimulai 3-5 Desember tersebut berkumpul para musisi dan budayawan asal nasional maupun internasional. Nasional seperti Talago Buni (Sumatra Barat), Togat Nusa (Mentawai), Komunitas Kreatif (FBS-Universitas Negeri Padang), Keroncong Toegoe (Jakarta), Kota Arang Perkusi (Sawahlunto), La Gandie dan MinangaPentagong Jazzetnik berasal dari ISI Padang Panjang. Sedangkan musisi dari luar negeri, Sangerel Tserevsamba (Mongolia), Klaus Der Geiger (Jerman), Aly Keita (Afrika), Mohamad Faizal (Singapura) dan Musik Etnik Melaka (Malaysia)
“Event ini merupakan suatu kebanggaan dan sekaligus kehormatan bagi kota Sawahlunto, menyelenggarakan sebuah festival musik bertaraf internasional. Dan dapat mengenalkan pariwisata kota budaya ini kepada turis asing maupun masyarakat Indonesia,” ungkap Walikota Sawahlunto Amran Nur, ketika berkunjung ke Singgalang, Kamis (18/11). Kedatangannya disambut Pimpinan Redaksi Harian Singgalang, Khairul Jasmi, Redaktur Pelaksana, Syamsoedarman dan Sawir Pribadi. Ikut menemami Amran, Edy Utama, kurator SIMFes. Edy memang sudah berpengalaman dalam berbagai pertunjukkan serius.
Sawahlunto merupakan kota tua bekas pabrik tambang batubara yang sekarang menjadi salah satu daerah tujuan wisata penting di Sumatra Barat. Sesuai visinya, menjadikan Sawahlunto sebagai kota tambang yang berbudaya, maka berbagai upaya merevitalisasi warisan sejarah dan budaya telah dilakukan, salah satu penunjangnya adalah.SIMFes
“Latarbelakang pelaksanaan kegiatan tersebut, Sawahlunto merupakan kota bersejarah yang tumbuh dan berkembang dalam semangat keragaman etnisitas yang dinamis,” kata Amran.
Tentunya, sejarah kota ini tidak dapat dilepaskan dari kehadiran berbagai suku bangsa dari Asia, Eropa, Nusantara dan lokal Minangkabau yang kemudian membentuk mozaik kebudayaan yang masih membekas dengan nyata sampai hari ini.
Sementara itu, kurator Edy Utama mengatakan, pemberian nama SIMfes pada dasarnya merupakan sebuah upaya untuk mengembangkan dialog budaya antar bangsa, berdasarkan semangat idealisme yang masih ada.
Artinya meskipun masing-masing musisi berasal dari latar belakang budaya atau tradisi musik etnik tertentu, namun mereka telah mengkreasikannya menjadi suatu yang baru tanpa kehilangan identitas asalnya.
“Ide penyelenggarakan sebuah festival musik bertaraf internasional muncul dari walikota,” ungkapnya.
Pelayanan terbaik
Untuk pergelaran event bertaraf internasional tersebut, Walikota Sawahlunto sangat antusius. “Kami siap untuk melaksanakan kegiatan bertaraf internasional tersebut. Baik itu dari segi penginapan ataupun segi keamanan,” tegas Walikota Sawahlunto di dampingi Kepala Dinas Pariwista dan Kebudayaan Kota Sawahlunto H Gusrial BCs dan Kabag Humas Andy Rastika S.H., MH.
Lebih lanjut dikatakannya, khusus untuk penginapan para pendatang ataupun tamu, sudah tersedia homestay aman dan nyaman. Pelayanan seperti layaknya rumah sendiri. Untuk event ini masyarakat dan anggota legislatif sangat mendukungnya, karena mereka merasakan dampak baiknya. Salah satu di antaranya meningkatkan taraf perekonomiannya. “Kami memberikan pelayanan terbaik untuk mereka dan mengenal Kota Sawahlunto sebagai kota budaya,” ungkapnya.
Tak hanya itu, dalam rangkaian HUT tersebut, Pemko Sawahlunto juga mengelar beberapa kegiatan perlombaan olah raga, pasar malam, festival band Sumbar, Riau dan Jambi. Festival permainan anak nagari, pergelaran seni dan prosesi bajamba serta tabuik.
Selain itu, juga digelar pekan Muharam. Ada pameran buku-buku Islam, MTQ festival, qasidah, rabana, pameran pakaian muslim dan tabliq akbar.
Di samping menampilkan kebudayan Minang, dalam rangkaian kegiatan tersebut juga ditampilkan pergelaran wayang kulit dan atraksi kuda kepang dan reog ponorogo.
Tak ketinggalan, juga dilaksanakan pacu kuda Sawahlunto Derby 2010, yang dipusatkan di gelanggang pacu kuda kandi pada 11-12 Desember 2010, disponsori Bank Nagari dan disiarkan langsung di TVRI Sumbar. (304)

03/01/11

"2011" Musik Etnik Dunia SIMFes Digelar di Sawahlunto

2011 Pagelaran Musik Etnik Dunia SIMFes Digelar di Sawahlunto
Padang Ekspres
Walikota
 Sawahlunto, Ir. H. Amran Nur. []Pagelaran musik etnik dunia di Sawahlunto International Music Festival (SIMFes) 2010

Serba Serbi Hari Jadi Kota Sawahlunto

Ditulis oleh Mingguan BAKINNews   
Sabtu, 11 Desember 2010 04:01

Gelar SIMFES 2010 
Sawahlunto (Sumbar), BAKINNews---Kebanggaan sebagai warga Kota tua ini tercermin disaat mulai satu persatu gebyar HUT ke 122 Kota Sawahlunto

08/12/10

Musik Tradisi Tampil di SIMFes 2010

Oleh: Ria Febrina

Sabtu, 04 Desember 2010 | 17:51:00 WIB

Togat Nusa-Mentawai
Togat Nusa-Mentawai: Tampil di SIMFes 2010. (foto: opie)
Pertunjukan Sawahlunto International Music Festival (SIMFes)  2010 sudah dimulai sejak sore

Siapkan Helat Simfes 2011

Sukses SIMFes 2010, Sawahlunto Siap Helat SIMFes 2011

Oleh: Ria Febrina

Senin, 06 Desember 2010 | 07:49:00 WIB

Sukses SIMFes 2010, Sawahlunto Siap Helat 
SIMFes 2011
Sukses SIMFes 2010, Sawahlunto Siap Helat SIMFes 2011: Walikota Sawahlunto menutup SIMFes 2010 (foto: dok. inioke)
Sawahlunto International Music Festival 2010 sukses diselenggarakan sampai malam penutupan

pembukaan SIMFes 2010

SIMFes 2010 Resmi Dibuka

Oleh: Maghriza Novita Syahti

Sabtu, 04 Desember 2010 | 00:55:00 WIB

SIMFes 2010 Resmi Dibuka
SIMFes 2010 Resmi Dibuka: Walikota Sawahlunto, Amran Nur, bersama kurator, Dr. Hiltrud Corde, memukul 'gandang batang karambia

Foto Bersama SIMFes 2010

 SIMFes 2010
Minggu, 04 Desember 2010 | 01:18:00 WIB

Peserta SIMFes 2010 yang berasal dari tiga benua, yaitu Asia, Afrika, Eropa, berfoto bersama Walikota Sawahlunto dalam acara pembukaan, Jumat (3/11) malam, di Museum Goedang Ransoem, Sawahlunto. (foto: opie)
original post disini

Kolaborasi semua Musisi Simfes 2010

SIMFes 2010
Minggu, 06 Desember 2010 | 17:34:00 WIB

Musisi peserta SIMFes 2010 berkolaborasi menghadirkan World Music Sawahlunto dalam penutupan SIMFes 2010 di Goedang Ransoem, Minggu (5/12) malam. (dok.inioke)

SIMFes 2010 Ciptakan Desember Terindah di Sawahlunto

Selasa, 23 November 2010 08:17
Desember tahun ini dijamin akan menjadi Desember terindah di Sawahlunto. Karena sejumlah musisi baik dari dalam negeri maupun dari berbagai

Keroncong Toegoe

Keroncong Toegoe
Keroncong Toegoe
Kerongcong Toegoe memainkan musik keroncong khas mereka pada ajang Sawahlunto

Hari Kedua : Penonton Makin Membludak


SIMFes 2010 Hari Kedua : Penonton Makin Membludak

Minggu, 05 Desember 2010 - 06:55:51 WIB | hit 61
SAWAHLUNTO,SO--Di hari kedua pagelaran akbar tingkat dunia dalam Sawahlunto International Music Festival (SIMFes) 2010

Musisi Mongolia Tampil Memukau

Sabtu, 04 Desember 2010 - 09:57:25 WIB |
SIMFes 2010 : Musisi Mongolia Tampil Memukau
SAWAHLUNTO, SO--Walikota Sawahlunto Amran Nur, membuka secara resmi

23/11/10

Persiapan SIMFes 2010

Sawahlunto Bersiap Gelar Iven Musik Internasional

Sabtu, 20 November 2010 | 11:30:00 WIB

Sawahlunto Bersiap Gelar Iven Musik Internasional
Sawahlunto Bersiap Gelar Iven Musik Internasional: simfes2010.blogspot.com
Sebuah festival musik yang bertajuk Sawahlunto International Music Festival )SIMFes-2010) akan digelar pada 3 sampai 5 Desember nanti. SIMFes-2010 akan digelar di Museum Gudang Ransum, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. Iven multikultural festival bertaraf internasional ini memeriahkan perayaan 122 tahun usia kota arang itu

lirik lagu minang TOKO UNIK SIMFes 2011

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More